Pages

Monday, December 24, 2012

Hey, Thank You Fella :)

Tiba-tiba dapet kabar dari salah satu temen yang sama-sama mengalami kegamangan akhir-akhir ini bahwa akhirnya dia memilih untuk mundur dari pilihan yang gue kira sudah bulat dia ambil dan sepertinya akan berpaling ke pilihan yang gue kira akan dia tinggalkan.

Baca salah satu postingannya di jejaring sosial, gue langsung tahu ada sesuatu sama si temen gue ini. Langsung lah gue kirim pesan-instan. Ngobrol sedikit, kami memutuskan untuk ngobrol langsung saja nanti ketika ketemu.

"Lo berhasil menyenggol bocor gue, Cal (y)", katanya. Hahaha, enggak kok, sepertinya emang lo yang lagi butuh tempat buat ditumpahin hehe.

Entah kenapa ini seperti jadi pelurus niat gue dan peneguh hati gue. Padahal harusnya kan apa yang gue pilih tidak bergantung pada pilihan siapapun. Tapi ini bukan masalah bergantung pada siapa atau pada pilihan siapa. Ini adalah bagaimana pengaruh sosial bisa menguatkan gue dan memperkuat apa yang putuskan.

Bahwa biaya peluang memang selalu ada dan harus selalu ada yang dikorbankan.

Mungkin, ah bukan mungkin. Tentunya, Allah Maha Tahu bahwa hamba-Nya ini sangat mudah terkena dampak pengaruh sosial. Jadi, mungkin inilah salah satu cara-Nya untuk meneguhkan gue. Untuk memperlihatkan bahwa apa yang gue (akan) korbanin tuh belum apa-apa loh.

 Sungguh, Allah Maha Mendengar dan Menjawab doa hamba-Nya.

No comments:

Post a Comment