Tahun lalu, sebuah pertanyaan muncul di ujung tahun. Kira-kira 2 bulan sebelum tahun lalu berakhir. Pertanyaan itu, alhamdulillah, dapat gue jawab beberapa saat sebelum pergantian tahun. Jawaban itu masih terus gue selami hingga saat ini. Kebahagiaan karena bisa menjawab pertanyaan tersebut dan menyelaminya hingga saat ini pun masih gue rasakan.
Pertanyaan serupa ternyata muncul lebih awal di tahun ini. Beberapa saat lalu pertanyaan itu muncul. Dini sekali. Bahkan belum separuh tahun ini dijalani. Entahlah, entah ini baik atau buruk. Lingkungan gue memaksa gue mempertanyakan itu kepada diri gue sendiri. Menakutkan. Buat gue, ini menyeramkan.
Tanpa gue duga, ternyata sebuah pilihan jawaban ditawarkan. Gue nggak siap. Sungguh, mempertanyakannya saja gue masih belum siap, apa lagi mendapat salah satu pilihan jawaban.
Tapi sepertinya gue memang sudah harus mempersiapkan diri. Pertanyaan ini bukan pertanyaan sembarangan. Tidak bisa dijawab seenaknya. Butuh pertimbangan akan semua pilihan jawaban. Dan memilih untuk tidak memilih jawaban adalah bukan pilihan!
Ah, kenapa gue harus sebegitu kerasnya terhadap gue sendiri? Kenapa gue tidak membiarkan gue menemukan jawaban ini tanpa harus dipaksakan?
Ayo, Cal, kita nikmati pertanyaan ini sambil menghinggapi setiap pilihan jawabannya dengan hati-hati. Percayalah, ini akan menyenangkan! :)
No comments:
Post a Comment